Tirta Empul

alterntif text alterntif text

Tirta Empul adalah sebuah pura dan mata air yang merupakan peninggalan purbakala yang terletak di tampaksiring kabupaten gianyar yang berjarak sekitar 40 km dari kota Denpasar.

Tirta Empul berada di belakang istana Presiden Soekarno. Nama Tirta Empul kemungkinan diambil dari mata air yang terdapat di dalam pura ini yang berarti air yang menyembur dari tanah.

Pura ini didirikan kira-kira pada tahun 960 pada jaman raja Candra Bhayasingha dinasti Warmadewa, terdapat 30 pancoran dalam kolam yang berbentuk persegi panjang tersebut yang biasanya di pakai masyarakat Hindu Bali untuk melukat atau membersihkan diri segala kotoran, baik kotoran lahiriah maupun batiniah, atau oleh masyarakat Bali disebut sebagai pengleburan secara sekala dan niskala.

Tirta Empul  kini menjadi salah satu favorite  tujuan wisata, tempatnya yang sejuk dan pemandangan alamnya yang alami menjadi alasan utama tempat ini selalu ramai di kunjungi wisatawan baik  domestik maupun mancanegara.

Setiba di parkiran kita akan membeli tiket masuk dan sebelum masuk menuju pintu  masuk areal pura, kita diwajibkan memakai kain sejenis sarung bagi yang memakai celana pendek atau di atas lutut dan memakai  selendang saja jika sudah memakai pakaian di bawah lutut, kain dan selendang sudah disediakan oleh pihak pengelola wisata jadi kita tidak perlu membawa dari rumah, hal ini untuk menghormati areal suci di dalam pura, di dalam area tirta empul kita akan melihat banyak pancoraan air sumber yang jernih dan besar , tempat inilah yang dipakai oleh masyarakat bali untuk melukat atau mandi dengan tujuan membersihkan diri dari roh jahat yang berada dalam tubuh, cara mandi juga tidak boleh sembarangan yaitu harus mengikuti aturan yang ada dengan memulai dari pancoran pertama dan diteruskan dengan pancoran berikutnya sampai pancoran terakhir.

Di belakang pancoran tirta empul kita akan masuk area suci pura tirta empul, selain melihat area pura dan masyarakan yang sembahyang, di tempat ini ada sebuah sumber mata air yang sangat besar , sumber inilah yang mengairi sebagian besar sawah di daerah bali dan mata air suci ini juga di pakai masyarakat yang berkunjung ke pura ini dengan mengambil air suci atau tirta untuk dipakai sembahyang di rumah. dari tempat ini kita dapat melihat istana tampak siring yang terlihat karena memang hanya berada disamping pura.

Setelah puas menikmati beberapa keunikan pura tirta empul, kita jalan menuju keluar pintu dan akan melewati sebuah kolam  ikan, di sini  kita dapat membeli makanan ikan seharga 2 ribu untuk kemudian memberi makan ikan ikan koi dan jenis lainnya yang sangat banyak dan beratnya ada yang mencapai 3 kg, kita dapat berfoto sambil memberi makan ikan yang berkumpul mengambil makanan yang kita berikan. Sepanjang pintu keluar kita akan melewati banyak pedagang yang menawarkan barang dagangan mereka seperti, kain bali, patung, lukisan, gantungan kunci dan handycraft lain buatan masyarakat tirta empul bali.

Jika anda berkunjung ke Tirta empul, perjalanan ini searah dengan obyek wisata lainnya seperti pertunjukan tari barong, pura goa gajah, pasar seni sukawati, Wisata agro, tegalalang, ubud dan kintamani.

Pura-pura lain yang merupakan obyek wisata  di bali yaitu :Pura Uluwatu, Pura Besakih, Pura Taman Ayun, Pura Tanah Lot , Pura Goa Gajah.


OPERATED BY : CV. DIWANGKARA BALI - Diwangkara Tour, Jl. Pulau Biak 2 no.18 - Denpasar-Bali-Indonesia, Office Phone: (+62-361) 486843 {office hours} - Fax: (+62-361) 486843, Mobile : 081 239 161 135 , 085 738 532 467, Email : info@panoramabalitour.com, Website: http://panoramabalitour.com/, Tour ke Bali, Copyright © 2016